Rabu, 21 September 2011

Makam Prabu Kian Santang - Gunung Suci, Garut Jawa Barat


Fariana Riri Sastra
Ssstt.. Aku masih di Garut..! Agenda hari ini : back to gunung, melihat kebun cabe dan sayuran, melihat proses produksi bata merah, dan ziarah ke makam Godog Syeh Sunan Rochmat Suci (Prabu Kiansantang)
Nice... Pengalaman baru dan menambah pengetahuan sejarah. Alhamdulillah... Kaki pegel2 tapi seneng.... :)

Prabu Kiansantang adalah salahsatu putra Prabu Siliwangi.. Masih keturunan raja Pajajaran, beliau lahir tahun 1315 Masehi di Pajajaran yang sekarang disebut KOTA BOGOR

Saat usia 22th, tepatnya tahun 1337 masehi, Prabu Kiansantang diangkat menjadi Dalem Bogor ke II yang saat itu bertepatan dengan upacara penyerahan tongkat pusaka kerajaan dan penobatan Prabu Munding Kawati menjadi panglima besar Pajajaran.
Untuk mengenang penobatan dan penyerahan tongkat pusaka pajajaran tersebut, oleh Prabu Susuk Tunggal ditulis pada sebuah batu... Yg sampai sekarang dikenal dengan nama BATU TULIS BOGOR...

Dari kecil sampai dewasa (33th) Prabu Kiansantang belum pernah bertemu dgn seseorang disejagat pulau jawa yang kegagahan dan kesaktiannya melebihi dirinya.
Prabu kiansantang lalu meminta kepada ayahnya Prabu Siliwangi untuk mencarikan seorang lawan yang dapat menandinginya... Tapi gagal, tdk ada orang yg mampu melukai/menembus kulit dan dagingya dengan senjata apapun...

Prabu Siliwangi mengumpulkan ahli nujum di keraton Pajajaran, namun tak ada satu ahli nujumpun yg bisa menunjukan 'siapa dan dimana ada orang gagah dan sakti yang dpt menandingi Prabu Kiansantang'
Dalam situasi membingungkan, datang seorang kakek... Memberitahukan bahwa orang yang gagah yg dpt menandingi kegagahan Prabu Kiansantang yaitu SYYAIDINA ALI yg tempatnya jauh di tanah Mekah (padahal saat itu Syyaidina Ali telah wafat)

Singkat cerita, Prabu Kiansantang akhirnya dipertemukan sengan Syyaidina Ali secara Goib, dengan kekuasaan Allah...
(Pertemuan yang unik, penuh cerita mengandung banyak hikmah untuk kita, sdh tau ceritanya atau blm...? sdh yaa.. soalnya kl diceritain panjang banget.. hehee) ^_^

Singkat cerita lagi, setelah bertemu Syyaidina Ali, akhirnya Tahun 1348M, Prabu Kiansantang masuk agama Islam (mekkah), dan berganti nama menjadi SYEH SUNAN ROHMAT SUCI

Setibanya di Pajajaran, Prabu Kiansantang menmbangun kembali kerajaan sambil menyebarkan agama Islam tanpa merubah kerajaan yg dibangun ayahnya Prabu Siliwangi, maksudnya agar anak cucu akan tahu peninggalan sejarah nenek moyangnya yang sekarang disebut KEBUN RAYA BOGOR...

Tahun 1400 M, Prabu Kiansantang diangkat menjadi Raja Pajajaran menggantikan PRABU MUNDING KAWATI, namun tidak lama tahta diserahkan kepada PRABU PANATAYUDA, karena Prabu Kiansantang mendapat ilham 'harus uzlah/tafakur mendekatkan diri kepada Allah
Adapun tempat uzlah supaya dipilih diantara 3 (gn Ceremai, gn Tasikmalaya, gn Suci Garut)
Sbg petunjuk menentukan tempat tafakur nanti, dibawa peti berisi tanah pusaka... Apabila disalahsatu tempat peti berisi tanah itu GODEG (berubah) maka disanalah dia bertafakur, nama harus diganti dengan SUNAN ROHMAH...

Meninggalkan Pajajaran, pertamakali yg dituju adalah gn Ceremai, peti diletakkan diatas tanah, namun tidak Godeg(berubah), lalu berangkatlah ke gn Tasikmalaya, disana juga peti tdk Godeg, lalu ia memutuskan berangkat ke gunung Suci Garut, setibanya di gn tsb, diletakkannya peti, secara tiba2 berubahlah... Akhirnya ditempat inilah Prabu Kiansantang bertafakur selama 19th, dan sempat mendirikan MESJID PUSAKA KERAMAT GODOG...

SYEH SUNAN ROHMAT SUCI (Prabu Kiansantang) wafat ditempat tsb pada tahun 1419
Dan tempat tersebut sampai skrg dinamakan MAKAM SUNAN ROHMAT SUCI atau MAKAM KRAMAT GODOG..

Fariana Riri Sastradiredja
Wanaraja Garut, Februari 2010


Fariana Riri Sastradiredja


Ke Garut..? Lanjut...


Fariana Riri, disawah.. sehabis ngasih makan ayam2 dikandang. Garut oh Garut..


Garut, Jawa Barat Indonesia. Hijau.. (by Fariana Riri)


Garut, Cabe merah...!


Gunung Suci Garut, Melihat ketinggian dari ketinggian.. 
So greeny.. (by Riri)


Garut, Sejauh mata memandang. betaaahhh...! (by Fariana Riri)


Mendung @garut, beautifull..! (by Fariana Riri)


Purnama langit subuh @wanaraja Garut


Fariana Merah Delima Sastradiredja.. Come on, Smile! :)


Fariana Riri, ngobrol santai dengan para pini sepuh 
Di makam Godog, Gn Suci Garut


Tasbihku limited edition lho, Hand made. Tasbih ini terbuat dari tanah makam Prabu Kian Santang
Dimana setahun sekali ada acara 'turun pusaka' 
Salahsatunya tradisi ganti tanah makam Prabu Kian Santang.
Haturnuhun buat bapak Deden n kel, abah Endang, mang Ibo, 
dan semua pinisepuh makam Godog.. I'll be back! (Fariana Riri)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar